Ke untungan 25 Milyar, hanya jual ayam dan sapi


PT Berdikari (Persero) membukukan laba bersih pada semester I/2019 mencapai Rp25 miliar. Perseroan berfokus di sektor peternakan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan protein hewani.

Direktur Utama PT Berdikari Eko Taufik Wibowo mengatakan, laba BUMN peternakan ini ditopang dari penjualan ayam dan sapi di anak perusahaan yang terus mengalami peningkatan. Komposisinya, 30% ayam dan 20% sapi.

"Kami berhasil mencapai laba Rp25 miliar di semester I. Salah satu penopangnya adalah binis ayam," ujar Eko di Kementerian BUMN, Jakarta

Dia pun optimistis target laba pada tahun ini bisa tercapai, yaitu sekitar Rp100 miliar.

"Laba tahun ini bisa Rp100 miliar namun kami konservatif, karena kami enggak mau punya beban masa lalu di tahun depan," jelasnya.

Menurut Eko, perseroan juga memiliki strategi bisnis lainnya agar dapat menopang laba di tahun ini. Salah satunya adalah menjual produk unggas yakni bebek yang memiliki pangsa pasar yang tinggi.

"Kami punya mitra yang punya bisnis peternakan seperti domba dan bebek. Konsumsi bebek cukup besar untuk restoran. Kerja sama kami, hanya di trading saja. Sehingga ke depan kami harus bisa fokus ke situ," jelasnya.

Dia pun akan bersinergi dengan BUMN lainnya untuk meningkatkan produksi ternak dalam meningkatkan pasokan protein.

"Ke depannya kami ingin benar-benar fokus ke peternakan. Semua bisnis peternakan, ingin kami masuki," tandasnya.

Share: