Sumbar Miliki 11 Produk Olahan Ikan

Sumatera Barat dewasa ini memiliki 11 produk olahan berbahan ikan yang merupakan hasil tangkapan nelayan di provinsi itu, ujar pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat.
Kepala DKP Sumbar Yosmeri mengatakan, hingga kini produk olahan berbahan ikan di Sumbar telah mencapai 11 jenis yang dihasilkan oleh usaha kecil dan menengah (UMKM).
“Produksi olahan berbahan ikan tersebut tentu akan memancing peningkatan konsumsi ikan masyarakat,” kata Yosmeri.
Dia menambahkan, berkembangnya produk olahan berbahan ikan sejalan dengan program Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Daerah (Forikan) Sumbar yang dibentuk tahun lalu.
Produk olahan berbahan ikan yang telah dipasarkan di Sumbar antara lain adalah nuget ikan, bakso ikan, brownies ikan, abon ikan, sosis ikan, otak-otak, cryspy belut wijen, cryspy teri wijen, bandeng presto, nila presto, dan kaki naga.
Produk olahan berbahan ikan yang terus dikembangkan di daerah itu selain untuk perekonomian masyarakat juga bertujuan untuk peningkatan konsumsi ikan yang dinilai baik untuk kesehatan.
“Ikan merupakan sumber protein utama, yakni berkisar antara 20 hingga 35 persen. Dengan mengonsumsi ikan dapat meningkatkan umur harapan hidup rata-rata penduduk Jepang yang saat ini menempati posisi tertinggi di dunia, yakni mencapai 76,3 tahun untuk pria dan 82,5 tahun untuk wanita,” jelasnya.
Mengingat kandungan gizi ikan yang dapat meningkatkan kesehatan manusia, produk olahan berbahan ikan tersebut dinilainya sangat menjanjikan dalam pengembangan usaha masyarakat yang harus terus didukung oleh pemerintah.
“Produk olahan berbahan ikan ini tidak saja berguna untuk meningkatkan minat masyarakat untuk memakan ikan, namun jika disinergikan dengan pariwisata misalnya dapat juga meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga UMKM semakin banyak yang melirik usaha ini,” ujarnya. 
sumber : budidaya-ikan.com
Share: