Sarang Ijuk Bikin Gurami Nyaman Bertelur

Permukaan kolam yang diberi ijuk dengan pembatas ruas bambu diyakini menjadi tempat baik untuk proses pemijahan ikan gurami yang sudah berumur tiga tahun. Ikan air tawar ini dapat membuat sarangnya dengan nyaman.
Menurut Ketua Kelompok Pembudidaya Gurami ‘Langgeng Mulya’ asal Minggir Sleman, Rohani, ijuk-ijuk tersebut akan diambili gurami untuk membuat sarang. Namun, bisa diganti dengan rumput kering meski ada risiko telur gurami cepat busuk. “Sarang gurami dari ijuk akan dibuat membulat. Ketika sudah bertelur, sarang kelihatan menutup atau tak ada lubangnya,” jelas Rohani.
Sarang yang sudah menutup, kata Rohani bisa diambil dan telur dapat ditetaskan di ember ukuran besar. Ada juga yang langsung menjual telur gurami ini dengan harga Rp40 per butirnya. Padahal setiap indukan betina mampu menghasilkan sampai enam ribu telur.
“Setelah telur menetas anakan umur 12 hari dapat dipindah ke kolam pembesaran. Makanannya masih cacing sutera sampai anakan gurami umur satu bulan. Anakan gurami lebih dari satu bulan sudah bisa diberi pelet maupun irisan dedaunan seperti daun kelor dan pepaya,” imbuhnya.

Dia menambahkan bibit gurami berumur satu bulan sudah bisa dipasarkan dengan harga Rp250 per ekor dan bila mencapai ukuran jempol tangan orang dewasa menjadi Rp500 per ekornya. Bibit selain dijual-belikan, dapat dijuga dibesarkan sendiri untuk dijadikan gurami ukuran konsumsi.
sumber : budidaya-ikan.com
Share: