Pasar Satwa Jogja Jadi Pembesaran Benih Arwana

Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Yogyakarta akan segera memanfaatkan fasilitas sub raiser ikan yang ada di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY) untuk membesarkan benih Ikan Arwana. Benih Arwana yang akan dibesarkan di sub raiser tersebut adalah jenis Arwana Silver.
“Diharapkan pada akhir Maret atau paling lambat awal April mendatang sudah dapat dioperasionalkan,” kata Kepala Disperindagkoptan Kota Yogyakarta, Heru Pria Warjaka di Yogyakarta.
Menurut Heru, pihaknya akan membesarkan sekitar 7.000 ekor benih Arwana Silver dengan menempati akuarium yang ada di sub raiser tersebut. Total akuarium yang ada di fasilitas itu sebanyak 600 buah.
Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian Kota Yogyakarta telah menyiapkan dana sekitar Rp200 juta untuk pembelian benih ikan Arwana, serta menyiapkan lima tenaga teknis di sub raiser tersebut.
Benih Arwana yang akan dibesarkan di sub raiser itu berukuran lima centimeter (cm) seharga sekitar Rp30.000 per ekor. “Di sub raiser tersebut Arwana akan dibesarkan hingga berukuran sembilan sampai 10 cm dalam waktu sekitar satu bulan, yang kemudian bisa dijual dengan harga Rp 40.000 per ekor,” katanya.
Heru menambahkan, pasar yang disasar adalah pasar internasional seperti ke Singapura dan Kuala Lumpur, Malaysia, atau dipasarkan melalui Batam. “Dari awal dibangun pada 2005, sub raiser di Yogyakarta itu, memang dimaksudkan sebagai bagian dari mata rantai pasokan komoditas ikan Arwana untuk pasar internasional. Sayangnya, selama bertahun-tahun belum dimanfaatkan secara maksimal, karena berbagai masalah,” katanya.
Heru tidak memungkiri apabila pembesaran ikan Arwana di sub raiser tersebut akan banyak menemui kendala, seperti terbatasnya pelaku bisnis ikan ini di Yogyakarta, serta modal yang dibutuhkan cukup besar. “Dari 600 akuarium yang ada, mungkin belum semuanya akan dimanfaatkan. Kami juga membuka kerja sama dengan pihak ketiga untuk bisa memanfaatkan fasilitas tersebut,” katanya.
Pada awal operasionalisasi, menurut Heru, sub raiser tersebut masih akan mendapat dukungan dana dari APBD Kota Yogyakarta. Fasilitas sub raiser di Pasthy tersebut dibangun oleh pemerintah pusat. Terdapat dua bangunan utama, yaitu bangunan di sisi depan untuk penjualan ikan hias, sedangkan di bagian belakang untuk pembesaran benih ikan.
sumber : budidaya-ikan.com
Share: