Melihat Budidaya Kepiting di Segara Anakan

Pagi ini, tim ekspedisi Susur Selatan Jawa Harian Kompas 2009 akan mengeksplorasi sejumlah obyek di kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Tim pertama akan menuju Segara Anakan. Selain kembali mengangkat isu sedimentasi yang meresahkan nelayan karena berkurangnya potensi ikan dan harus melaut lebih jauh, tim juga akan melihat budidaya kepiting di desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut.
Budidaya kepiting ini relatif baru meski sebelumnya juga pernah ada. Budidaya kepiting tumbuh lagi setelah pernah terjadi penjarahan besar-besaran pascareformasi.
Tim kedua akan meliput pelabuhan perikanan Samudera Cilacap. Di sana akan diliput potensi perikanan tangkap Cilacap yang masih terkendala infrastruktur. Tim juga akan melihat bandara Tunggul Wulung yang belum bisa beroperasi maksimal karena landasan pacunya yang hanya 600-an meter.
Para nelayan berharap agar bandara itu bisa didarati pesawat besar, sehingga ekspor perikanan bisa dilakukan secara langsung. Sedangkan tim ketiga langsung ke Desa Rawa Apu, kecamatan Patimuan di perbatasan Jateng-Jabar.
Di desa ini tim akan menyaksikan pertunjukan Dangdut (jaipong dangdut). Perjalanan menuju Patimuan ini sekaligus digunakan untuk melihat kondisi jalan lintas selatan (JLS) yang juga dikeluhkan masyaarakat .
Sehari sebelumnya, tim Dana Kemanusiaan Kompas sudah melakukan aksi sosial pengobatan gratis dan penyerahan bantuan buku untuk dua Sekolah Dasar. Kegiatan ini mendapat sambutan meriah masyarakat. Dari target 300 orang, yang datang mencapai 500 orang.
sumber : kompas.com
Share: