Kualitas air kunci budidaya pari air tawar (2)

Ikan pari air tawar merupakan kelompok ikan pari yang bertulang rawan seperti ikan hiu. Ikan ini adalah salah satu ikan jenis predator yang memiliki satu atau lebih sengatan berduri pada bagian ekor. Keberhasilan penangkaran ikan pari sangat dipengaruhi oleh kualitas air, baik itu di kolam ataupun di akuarium.
Ikan pari air tawar merupakan ikan jenis predator yang memiliki satu atau lebih sengatan berduri yang berasal dari kulitnya di bagian ekor. Bagian dari ikan yang sering disebut freshwater stingray itu untuk melindungi diri. Kendati berstatus sebagai predator, daya tarik ikan hias ini tetap besar karena keindahan motif tubuhnya. Panjang maksimal ikan ini bisa sampai 35 sentimeter (cm).
Untuk membudidayakan ikan pari air tawar banyak hal yang perlu diperhatikan. Daniel Wijaya, pembudidaya ikan pari air tawar asal Jakarta mengatakan, kondisi ikan pari di penangkaran amat dipengaruhi oleh kualitas air, baik di kolam maupun akuarium.
Pada awal membudidayakan, Daniel harus rela kehilangan beberapa ekor ikan pari karena mati akibat kondisi air. Idealnya, ikan pari air tawar ini dibudidayakan dalam air dengan suhu 20°-30° celcius. Kualitas air juga harus diperhatikan dengan menguras kolam atau akuarium seminggu sekali.
Hendy Sebastian, pembudidaya ikan hias sejak 2008, menambahkan, kunci keberhasilan budidaya terletak pada pengkondisian air seperti habitat asli ikan itu. Karena itu, sebelum ditaruh ke akuarium, air harus diendapkan beberapa hari. Sebab, ikan pari air tawar suka dengan air tua (air yang mengendap lama). Kondisinya juga harus tetap jernih dan hangat di kisaran 15˚-30˚ celsius.
Menurut Hendy, soal pakan tidak ada masalah. Meski merupakan hewan air tawar, ikan pari suka makanan laut. Ia sering memberi makanan laut beku, seperti udang atau ikan yang dipotong-potong dan diberikan sehari dua kali.
Karena fisik ikan pari air tawar cukup lebar, yakni sayapnya bisa sampai 60 cm saat dewasa, Hendy menyarankan para pembudidaya menempatkan ikannya di kolam ukuran minimal dua kali ukuran lebar tinggi ikan maksimal.
Daniel bilang, membudidaya ikan pari air tawar cukup mudah. Anda bisa membeli ikan berukuran 40 cm dan menyiapkan kolam dengan ukuran standar seluas 3 m x 1 m. “Selanjutnya tinggal pelihara saja ikan ini dengan memperhatikan kualitas air dan makanan,” jelasnya.
Namun, pembuahan ikan ini ada masa sendiri. Hendy bilang, rata-rata pari tawar siap berkembangbiak jika sudah berumur di atas dua tahun dengan perbandingan satu pejantan dengan tiga betina. Cara pembuahannya, cukup campurkan pejantan dan betina dalam bak kolam. Idealnya satu betina sekali beranak hasilkan 8 ekor. Daniel menambahkan, pembiakan ikan ini terkadang lewat proses kawin silang.
Faktor bentuk, corak, warna, maupun tingkah laku ikan sangat mempengaruhi harga. Hendy bilang, sampai beberapa tahun ke depan, peluang dan harga ikan pari air tawar masih bagus.   
(Selesai)
sumber : kontan.co.id
Share: