Ikan Nila Hasil Budidaya di Danau Toba Diekspor ke ASEAN hingga AS

PT Suri Tani Pemuka (STP), perusahaan yang bernaung di bawah Japfa Grup telah mengekspor produk ikan nila ke sejumlah negara.
Ikan nila yang diekspor tersebut berasal dari budidaya di Danau Toba, Sumatera Utara.
"Tahun ini kami ekspor ke sejumlah negara Asean yaitu Filipina, Singapura, dan Malaysia," ujar Head of Government Relations Japfa Fitri Nursanti Poernomo di Pematangsiantar.
Ia menuturkan, produk ikan nila Danau Toba memang baru ditaksir oleh sejumlah negara ASEAN belum lama ini. Padahal sejak 2012, produk ikan nila PT STP dengan merek Toba Tilapia sudah terlebih dulu diekspor ke Eropa hingga Amerika Serikat (AS).
Di negara-negara Asean, kata Fitri, produk ikan nila Danau Toba menjadi pilihan utama bahan baku olahan ikan di salah satu tempat makan siap saji asal AS.
Ketertarikan sejumlah negara Asean menggunakan produk ikan nila hasil budidaya di Danau Toba tidak terlepas karena produk tersebut dinilai sudah memenuhi standar internasional. 
Awalnya produk ikan nila PT STP digunakan oleh salah satu tempat makan siap saji asal AS di Indonesia.
Karena dianggap memiliki kualitas dan sudah memenuhi aspek sustainability, sejumlah restoran siap saji yang sama di beberapa negara ASEAN tertarik menggunakannya.
Saat ini produksi PT STP baru mencapai 7,5 ton per hari. Angka tersebut masih jauh dari kapasitas produksi yang mampu mencapai 75 ton per hari.
Pasokan ikan nilai dari budidaya di Danau Toba yang masih kecil menjadi faktor belum maksimalnya kapasitas produksi PT SPT.
Produk ikan nila PT SPT mayoritas menjadi produk ekspor, bahkan persentase diatas 90 persen. Tahun lalu ekspor produk Toba Tilapia mencapai 9 juta dollar AS.
sumber : kompas.com
Share: