Harus rajin dipupuk dan disemprot agar optimal (2)

Membudidayakan seledri nyatanya tidak sulit. Ima Mustikaningrum, salah satu pebudidaya seledri dari Magetan, Jawa Timur mengatakan, untuk mendapatkan hasil yang baik, penanaman seledri membutuhkan suhu udara sekitar 16ºC−21ºC.
Tanaman yang memiliki aroma khas ini dapat dikembangbiakan secara generatif lewat biji maupun vegetatif yakni dengan anakan. Namun, untuk budidaya skala besar, lebih banyak dilakukan dengan menggunakan biji.
Ardy Seno, salah satu pembudidaya seledri lain mengatakan, biji yang akan dijadikan sebagai benih harus berasal dari varietas unggul yang memiliki kemampuan atau daya berkecambah lebih dari 90%. Biji seledri butuh waktu seminggu lebih untuk berkecambah. Sebelum disemaikan di bedengan yang telah dicampur pupuk kandang, biji seledri sebaiknya direndam terlebih dahulu.
Setelah disemai, benih kemudian ditutup dengan tanah tipis dan disiram dengan air agar tanahnya lembab. Sambil menunggu benih tumbuh hingga berumur satu bulan, lahan penanaman harus dipersiapkan. Lahan harus digemburkan terlebih dahulu dan dicampur dengan pupuk kandang. Jika seledri yang ditanam tunggal tanpa tumpang sari, maka tanah harus dibuat menjadi bedengan dengan lebar sekitar 80 sentimeter (cm)−100 cm dan jarak antar bedeng sepanjang 30 cm.
Untuk pemeliharaan seledri, harus dilakukan pemupukan dan penyemprotan. Pemupukan dilakukan sebanyak empat kali. Pertama saat persemaian menggunakan pupuk Kandang dan NPK 1515. Kemudian saat dipindahkan ke lahan, pada saat usia 1,5 bulan dan pada saat seminggu sebelum panen.
Sedangkan penyemprotan dilakukan untuk mencegah penyakit dan hama. Ardy bilang, tanah harus terlebih dahulu disemprot dengan Nematisida untuk memberantas jenis cacing yang bisa merusak akar seledri  sebelum bibit seledri di tanam ke tanah. Dan empat hari setelah ditanam, harus disemprot lagi dengan fungisida. Sepuluh hari kemudian disemprot dengan pestisida.
Ardi bilang, tanaman seledri akan bisa dipanen saat berumur 2,5 bulan–3 bulan. Penanaman seledri tidak bisa langsung dilakukan setelah panen usai. Lahan harus terlebih dulu ditanami dengan tanaman lain yang memiliki masa panen lebih dari dua bulan.
Sebab menurut Ardi, jika seledri ditanam berturut-turut, maka tanaman berikutnya akan rentan terhadap berbagai penyakit. “Tanaman sela seperti itu dilakukan untuk mensterilkan tanah dari penyakit yang menyerang tanaman tertentu,” tandasnya.        

(Selesai)

sumber : kontan.co.id
Share: