DKP Sukabumi Gencarkan Program Kesejahteraan Nelayan

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya mewujudkan pilar pembangunan kelautan dan perikanan, salah satunya adalah kesejahteraan. Sosialisasi terkait program ini terus digencarkan oleh KKP, agar nelayan dapat mengakses dan mengawasi langsung program pemerintah ini.
Bertempat di Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Sosialisai Program Kesejajteraan nelayan terus dilakukan. Adapun program kesejahteraan nelayan yang sedang dilakukan adalah Kartu Nelayan, Asuransi Nelayan, Pembangunan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), Sambungan Listrik Murah dan Program SEHAT (Sertifikat Hak Atas Tanah).
Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sukabumi Abdul Kodir, program-program yang digagas KKP sangat baik untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
“Sebenarnya di tahun 2010 Sukabumi sudah memulai adanya kartu nelayan untuk membantu pendataan jumlah nelayan. Dan sekarang pengadaan kartu nelayan secara nasional memiliki fungsi lebih dari itu yakni menjadi salah satu syarat untuk kepengurusan asuransi dan sertifikat hak atas tanah,” ujar Abdul Kodir saat ditemui tim KKP news di Sukabumi.
Pada Kamis 29 September, DKP Sukabumi bersama BPN (Badan Pertanahan Nasional) mengadakan sosialisasi terkait program SEHAT (Sertifikat Hak Atas Tanah) di desa Jayanti, Kab Sukabumi. Sertifikat SEHAT ini akan mempermudah nelayan untuk melakukan pinjaman bantuan modal ke perbankan dan lembaga keuangan lainnya. Persyatan ditentukan oleh BPN, dengan melampirkan akta tanah, KTP, Kartu Keluarga, SPPT. Setelah semua surat lengkap, perbankan akan melakukan survei ke rumah nelayan untuk menentukan jumlah pinjaman.
Program kesejahteraan nelayan Sukabumi ini didukung sepenuhnya oleh instansi terkait. Seperti program pembangunan Rutilahu didukung oleh Dinas Sosial dan program sambungan listrik murah yang didukung oleh PLN. 
sumber : kkp.go.id
Share: