Budidaya Kepiting Bakau Harus Rawat Mangrove

Ribuan pohon mangrove di Desa Tuban Kuta Badung, Bali, berbuah.
Namun sebelum bisa berbuah, ternyata tak mudah merawat pohon ini.
Selain membutuhkan perawatan khusus setiap minggunya.
Bibit pohon juga membutuhkan tempat pengairan air laut yang bersih dari sampah.
Berawal dari mengembangkan budidaya kepiting bakau.
Lebih dari 100 warga di Desa Tuban akhirnya berhasil mengembangkan budidaya pohon mangrove.
"Karena membutuhkan hutan mangrove untuk kepiting bakau, jadi kita harus merawat hutan juga kan? Nah dari hutan bakau itu kita juga bisa memanen buahnya untuk sirup," jelas Agus Diana, anggota Persatuan Nelayan Wonosari Tuban.
‎Selain bisa memberikan kehidupan buat kepiting dan ikan, secara global, hutan mangrove bisa menjaga ekosistem hewan bersayap.
Bahkan, jika dilihat dari Pulau Bali yang terdiri dari kepulauan kecil.
Maka keberadaan hutan mangrove sangatlah perlu dijaga dan bahkan harus ditambah.
Sayangnya, dalam perkembangan wisata Bali yang begitu pesat, terlihat tidak dibarengi dengan pengembalian ekosistem hutan mangrove.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti menjelaskan, hutan mangrove di Bali terancam dan sudah rusak 70 persen.
Melihat pemberitaan yang menyedihkan itu, Agus bersama seluruh warga Tuban bertekat untuk melindungi daratan selebar kurang lebih satu kilometer ini tetap aman.
Meski tidak mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.
Komunitas Nelayan Wonosari merangkul dunia pendidikan, dari anak-anak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Mahasiswa.
Anak-anak yang gemar bermain air ini bisa menikmati wisata air dengan kano dan sekaligus mengambil sampah yang ada di hutan.
Selain membersihkan sampah, pelajar juga bisa belajar menanam pohon bakau.
"Hanya saja kalau sudah menanam pohon, anak-anak setiap Sabtu pagi harus melakukan pengecekan pohon yang ditanam. Satu anak satu pohon dan dirawat sampai tumbuh. Butuh waktu tujuh tahun untuk tumbuh dengan normal tanpa perawatan. Dan bakau butuh waktu tujuh sampai delapan tahun untuk berbuah," tambah Agus.
sumber : tribunnews.com
Share:

Pengunjung

ANIMAL FEED MATERIAL

KAMI BERGERAK DI BIDANG PENYEDIAAN BAHAN PAKAN TERNAK. BAGI ANDA YANG MAU ORDER KAMI SIAP SUPLAY

Transportasi