BRI kucurkan kredit untuk pokdakan bringin Koi

    Pokdakan Beringin Koi berlokasi di Desa Sumberingin, Kec. Sanankulon, Blitar, Jawa Timur saat ini memiliki 40 orang anggota dengan total areal budidaya mencapai 40 Ha. Ketua Pokdakan Beringin Koi, Kasmiko menjelaskan bahwa pemakaian nama Beringin Koi karena nama desanya Sumberingin dan Koiku artinya masa depanku sehingga dinamakan Beringin Koi. Nama tersebut sesuai dengan tujuan kelompok yang diusung, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya demi masa depan yang lebih baik.

    Beringin Koi saat ini mampu menghasilkan koi dari jenis Shiro, Kujaku, Kohaku, Taisho Sanke, dan Showa. Namun demikian ikan Koi jenis Showa menjadi spesialisasi pokdakan tersebut. Hampir semua pembudidaya ikan koi anggota Beringin Koi ahli menghasilkan Showa dengan kualitas bagus.

    Pokdakan Beringin Koi sejauh ini telah sukses dalam menjalankan usaha budi daya ikan Koi. Bahkan omzet usaha rata-rata yang dapat dicapai sebesar Rp1,2 Miliar setiap tahunnya. Bahkan, pada tahun 2013 yang lalu omzet pokdakan tersebut mencapai Rp1,4 miliar. Biaya operasionalnya sebesar 35 - 40 % dari hasil penjualan. Biaya tersebut sudah mencakup listrik, sewa lahan, pakan, dan vitamin.

    Budidaya ikan koi di Kabupaten Blitar khususnya di Desa Sumber Ringin Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar telah membuahkan prestasi bagi kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Beringin Koi menjadi Juara I tingkat Nasional Lomba Pokdakan Bidang Budidaya Ikan Hias tahun 2013. Keberhasilan usaha budidaya ikan koi yang dilakukan oleh Pokdakan Beringin Koi juga telah memunculkan kepercayaan pihak perbankan (Bank Rakyat Indonesia) yang telah mengucurkan dana melalui kredit ketahanan pangan dan energi (KKP-E) senilai Rp. 500 Juta.

    sumber : dpjb.kkp.go.id
Share: