Raihlah profit cepat dari beternak kambing perah

Pada saat ini susu kambing menjadi booming, jika dahulu orang diminta untuk mencoba saja tidak mau, apalagi membeli. Tapi saat ini konsumen rela antri untuk mendapatkannya.

Jika dahulu belum populer maka saat ini susu kambing dalam bentuk bubuk/powder, susu kambing dalam bentuk bubuk/powder menjadi sangat popular karena mudah dalam penyimpanan, gampang dalam penyajiannya, awet disimpan dalam jangka waktu lama, kualitasnya sebagai obat berbagai macam penyakit tidak berkurang dibanding susu kambing dalam bentuk cair.

Nah jika anda berminat untuk ber investasi dalam bidang peternakan, maka beternak kambing perah agar mendapatkan profit yang cepat dan regular bisa menjadi salah satu pilihannya.

Kenapa beternak kambing perah?

Pertama, beternak kambing perah menghasilkan susu kambing yang saat ini sangat diburu oleh konsumen karena khasiatnya menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Jika dahulu konsumen nya baru sedikit maka pada saat ini tingkat pertumbuhan konsumennya meningkat secara drastis. Produk turunan dari susu kambing ada banyak sehingga masih bisa dikembangkan lebih jauh lagi, jadi peluang mendapatkan profit lebih besar dalam jangka panjang akan menjadi sangat besar.

Kedua, beternak kambing perah relatif memerlukan investasi yang lebih kecil daripada menjadi Breeder kambing etawa.

* Harga kambing perah dipasaran tidak semahal bakalan kambing Etawa untuk breeding. Karena kambing yang kita perlukan bukan dari jenis kambing Etawa kelas A atau Super. Yang kita perlukan hanya kambing-kambing silangan dari jenis Etawa kelas C, D, atau F. Atau dari jenis Bligon atau jawarandu. Harganya dipasaran yang siap untuk diperah sekitar Rp.1.8jt. Luas tempat yang diperlukan tidak selebar luas tempat yang diperlukan untuk breeding kambing etawa.

* Kambing perah hanya memerlukan kandang yang kecil, hal itu karena memang kambing dikondisikan untuk tidak terlalu banyak bergerak. Hal ini agar susu yang diproduksi kambing lebih banyak. Lebih banyak bergerak, atau lebih aktif si kambing maka susunya menjadi sedikit. Karena kandangnya tidak besar maka biaya pembuatan dan investasi tempat tidak begitu besar

Ketiga, Income dari menjual susu kambing dapat dinikmati per hari. Susu yang dihasilkan dari pemerahan dapat dijual per hari. Jika menjual dalam bentuk cair, maka susu cair tadi bisa dibekukan agar bisa disimpan dalam jangka waktu lama. Atau jika memiliki pengalaman atau teknologi untuk membuat susu kambing dalam bentuk bubuk/powder, maka konversikan susu cair tadi menjadi bubuk. Karena lebih mudah dalam penyimpanan, penjualan dan penyajiannya.

Keempat, kambing perah relatif mudah dalam pemeliharaan dan jarang terkena penyakit. Dibandingkan dengan kambing ras etawa, jenis kambing perah, bligon/jawa randu/koploh relative mudah dalam pemeliharaan nya, tidak rewel, jarang terkena penyakit. Karena jenis kambing ini memang sudah terkondisikan dengan kondisi alam di Indonesia yang merupakan habitat aslinya.

Sebelum mulai beternak carilah referensi, informasi dan tip dan trik dalam beternak kambing sebanyak mungkin, sehingga anda akan terbantu dalam merencanakan dengan lebih matang apa yang harus anda kerjakan.

Anda juga dituntut untuk jeli dalam pemasaran susu kambing, buatlah strategi pemasaran atau marketing yang baik untuk penjualan produk susu anda. Misalnya anda dapat memasarkan melalui internet secara online.

Buatlah sistem manajemen dan pengendalian mutu untuk peternakan yang anda bangun agar susu kambing yang anda hasikan mempunyai kualitas yang baik agar konsumen anda tidak kecewa.

Pilihlah anak kandang yang mempunyai etos kerja baik, baik itu anda beri gaji secara full atau part time.

Silahkan anda sendiri memilih mana yang terbaik buat anda. Karena beternak kambing itu adalah sebuah investasi yang hasilnya dapat dinikmati dalam jangka pendek dan panjang. Jika anda jeli dalam merencanakan dan menggunakan dana yang anda punyai maka profit yang anda peroleh akan menjadi besar. Besarnya profit yang dihasilkan merupakan hasil dari kerja keras anda sendiri,..Semoga beruntung….

sumber : gemawirausaha.blogspot.com
Share: