Produk perikanan RI bakal dapat pengakuan internasional

Produk perikanan dalam negeri bakal mengantongi sertifikat dari Marine Stewardship Council, organisasi nirlaba internasional yang menetapkan standar perikanan berkelanjutan, selambatnya 2016. Sertifikat tersebut merupakan acuan para pedagang internasional dalam membeli produk perikanan suatu negara.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saut P. Hutagalung dalam siaran pers.
"Eropa sudah menyetujui dan menganggap Indonesia layak mendapatkan sertifikat MSC itu, makanya Indonesia bakal segera mengantongi sertifikat itu, paling lama 2016 sudah mendapatkan sertifikat tersebut," katanya.
Saut berkeyakinan, sertifikat itu bakal membantu produk perikanan Indonesia merajai pasar internasional. MSC berkedudukan di London, Inggris, dan memiliki kantor perwakilan di setiap kawasan.
"Persyaratan sertifikat ini lebih pada menciptakan produk perikanan yang berkelanjutan," ucapnya.
Dari 50 persyaratan, lanjut Saut, beberapa poin utamanya terletak pada jenis alat yang digunakan untuk menangkap ikan, serta sejauh mana kondisi ekosistem saat menangkap. "Apakah merusak habitat atau tidak."
Kemudian, tingkat pengawasan atau kontrol ketika memanen dan menjual. Meskipun diterbitkan oleh lembaga nirlaba, setiap negara mendorong eksportirnya untuk mendapatkan sertifikat tersebut.
"Selain untuk membuka akses pasar, cara ini juga sangat bermanfaat untuk menekan penangkapan ikan yang selama ini cenderung merusak. Untuk itu, pemerintah akan terus berupaya keras agar segera mendapatkan sertifikat tersebut," tandasnya.
sumber : merdeka.com
Share: