Menteri Norwegia ingin tingkatkan impor ikan tuna dari Indonesia

Menteri Perikanan Norwegia Elisabeth Aspaker, berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zahman, Muara Baru Jakarta. Dalam kunjungan ini, dia ditemani Direktur Jendral Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Narmoko Prasmadji.

Narmoko mengatakan, Norwegia berkomitmen untuk meningkatkan impor ikan tuna dari Indonesia. Elisabeth datang untuk melihat langsung proses penyimpanan hingga pengiriman ikan tuna ke Norwegia.
"Mereka datang ke sini (Muara Baru) mau melihat proses ikan tuna, karena tuna di sana permintaan semakin tinggi karena memang restoran sasimi, kebutuhan orang makan ikan tropis sudah mulai meningkat," ucap Narmoko.
Di tempat yang sama, Elisabeth memastikan ikan salmon yang diimpor Indonesia dari Norwegia juga dalam keadaan aman untuk dikonsumsi. Norwegia merupakan salah satu negara penghasil salmon terbaik di dunia.
"Kita ingin pastikan kalau ikan kita (salmon) yang keluar dari Norwegia dalam keadaan aman untuk di konsumsi, karena Norwegia adalah bagian dari Uni Eropa," ujarnya di Muara Baru, Jakarta.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Perikanan Norwegia, Elisabeth Aspaker datang ke Indonesia untuk melihat proses pengelolaan ikan khususnya ikan tuna. Harapannya, kedua negara dapat saling bekerjasama dan meningkatkan nilai ekspor ke masing-masing negara.
Direktur Jendral Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Narmoko Prasmadji mengatakan selama ini neraca perdagangan Indonesia dan Norwegia di sektor perikanan belum seimbang. Bahkan, nilai ekspor ikan Indonesia masih jauh lebih kecil dibandingkan impor yang didatangkan dari Norwegia.
"Kita memang masih banyak mengimpor Salmon dari mereka," ujarnya di Muara Baru, Jakarta.
sumber : merdeka.com
Share: