Kembangkan budidaya ikan, pemerintah tambah Rp 1,2 triliun

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui penambahan anggaran untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 1,2 triliun dalam APBN Perubahan 2012.

Dengan tambahan tersebut, anggaran untuk Kementerian tersebut menjadi Rp 6,94 triliun dari yang sebelumnya adalah Rp 5,99 triliun.
Menurut siaran pers yang diterima oleh merdeka.com, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan menggunakan dana tersebut untuk anggaran Ditjen Perikanan Budidaya mendapat anggaran sebesar Rp 895,39 miliar, untuk sekretariat jenderal sebesar Rp 3,65 miliar, Ditjen perikanan tangkap sebesar Rp 110 miliar, dan Ditjen pengolahan dan pemasaran hasil perikanan sebesar Rp 15 miliar.
Sementara itu untuk Ditjen Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil mendapat tambahan sebesar 151,5 miliar dan Ditjen PSDKP sebesar Rp 25 miliar.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C.Sutardjo menyambut baik persetujuan penambahan tersebut.
"Penambahan anggaran ini diperuntukkan bagi pencapaian sasaran prioritas pembangunan nasional serta untuk mendukung pelaksanaan kebijakan industrialisasi kelautan dan perikanan tahap satu, ujar Sharif.
Sebanyak 77,83 persen dari pagu anggaran tersebut 2012 digunakan untuk mendukung pelaksanaan triple track strategy plus onei.
Nilai itu dipakai untuk melaksanakan program kerja yang berkaitan dengan pro poor sebesar Rp 1,91 triliun, pro growth dan pro job sebesar Rp 2,11 triliun dan pro environment sebesar Rp 0,5 triliun. Sedangkan sebanyak 22,17 persen anggaran dialokasikan untuk kegiatan teknis pendukung dan operasional KKP.
sumber : merdeka.com
Share: