Kemarau, Permintaan Benih Lele Bangka Tetap Tinggi

Sejumlah warga di Pulau Bangka masih tetap menekuni budidaya ikan air tawar, khususnya lele dumbo meski musim kemarau masih melanda wilayah Pulau Bangka dan banyak daerah di pulau ini yang mengalami kekeringan.
Bahkan, permintaan benih lele dumbo saat ini cukup tinggi, sementara produksi benih lele di beberapa Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di Bangka masih terbatas.
Tri, pemilik UPR Edo Fish Farm di Jalan Jenderal Sudirman Sungailiat, mengatakan, dalam dua minggu terakhir ini hampir setiap hari masyarakat datang ke UPR tersebut untuk membeli benih lele dumbo, namun produksi benih terbatas sehingga tidak bisa memenuhi semua permintaan masyarakat.
“Hari Minggu lalu kita baru menjual sebanyak 15 ribu benih ukuran 3-4 cm. Sekarang sudah ada pesanan lagi 10 ribu benih, mudah-mudahan kita usahakan bisa memanen kembali,” katanya.
Ditambahkannya, selain itu setiap hari sekitar 3-5 orang datang menanyakan dan ingin membeli benih lele. “Karena itu kita menggunakan sistem pesanan dan masuk dalam daftar tunggu,” lanjutnya.
“Kita juga heran padahal musim panas dan air susah, tapi permintaan benih lele cukup tinggi sehingga kewalahan juga, sedangkan lahan UPR terbatas sehingga tidak bisa memproduksi dalam jumlah banyak,” imbuhnya.
Sementara Yanti, warga Parit Pekir yang ingin membeli benih lele mengaku sudah keliling Kota Sungailiat untuk mencari benih lele namun tidakkunjung mendapatkan benih lele .
“Anak saya yang sekolah di SMK ini bikin kolam dari semen, kolamnya sudah siap tapi benih lelenya belum ada. Kalau ada kami ingin pesan 1.000 ekor aja,” ujarnya.

sumber : budidaya-ikan.com
Share: