Kebutuhan Ikan Mas Pekanbaru Dipasok Dari Sumbar

Kebutuhan ikan mas di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru, Riau, tidak mencukupi akibat meningkatnya permintaan, sehingga harus dipasok dari Payakumbuh, Sumbar.
“Sebagian ikan mas didatangkan dari Payakumbuh karena belum mencukupi untuk kebutuhan warga,” kata Suhaidi Ramli (39) pedagang ikan di Pasar Rumbai dihubungi di Pekanbaru.
Dia mengatakan, ikan mas yang dijual di beberapa pasar asal Payakumbuh itu selalu laku terjual karena banyaknya permintaan dari konsumen.
Sedangkan konsumen ikan mas di Pekanbaru mayoritas pemilik restoran dan ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Suhaidi mengatakan, pada waktu tertentu seperti perayaan hari keagamaan, maka permintaan terhadap ikan mas meningkat tajam hingga mencapai 30 persen hingga 40 persen dari hari biasa.
Selain itu, sejumlah pedagang besar ikan mas dari Bukittinggi, Sumbar, juga mengirim ke pasar di Pekanbaru, tapi jumlahnya lebih sedikit ketimbang ikan sejenis dari Payakumbuh.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Irwan Effendi mengatakan produksi ikan mas di daerah itu masih sangat kurang.
Dia mengatakan pihaknya berencana melakukan strategi untuk menjadikan Kabupaten Rokan Hulu sebagai sentra pembibitan ikan mas, agar budidaya ikan mas dapat mencapai 50.000 ton per tahun.
Namun begitu, pihaknya kini tengah menjajaki kerjasama pembelian ikan mas dari Balai Benih Sukabumi, Jawa Barat, agar dapat dibudidayakan di Rokan Hulu.
Walau begitu, untuk pendanaan sentra ikan mas akan ditanggung bersama oleh Pemprov Riau dengan Pemkab Rokan Hulu.
Dia mengatakan, kendala yang dihadapi saat ini, katanya, yakni masalah pakan dan sumber daya manusia terkait budidaya ikan mas.

sumber : budidaya-ikan.com
Share: