Ikan Jelawat, Primadona Kampung Lauk Borneo

Kampung Lauk menjadi tujuan kuliner yang ramai dikunjungi oleh penikmat lokal maupun mancanegara. Jika Anda punya rencana ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, jangan lupa masukkan Kampung Lauk ke dalam daftar tempat yang akan dikunjungi.
Menyajikan belasan jenis ikan segar, khususnya ikan-ikan air tawar asli Kalimantan, Kampung Lauk boleh disebut surga ikan tawar Borneo.
“Kami sediakan ikan jelawat, lais, baung, saloang yang berasal dari sungai lokal selain juga gabus, patin, lele, gurame, bawal, juga udang dan kepiting,” beber Amran, kasir di Restoran yang terletak di jalan Bukit Rawi itu, ketika ditemui Beritasatu.com.
Ikan Jelawat adalah bintang di Kampung Lauk. Banyak ditemui di Sungai Kahayang dan Sebangau, dua sungai besar yang melintasi Palangka Raya, ikan Jelawat adalah menu yang paling digemari sekaligus mahal.
“Kalau mau Jelawat harus pesan dari pagi. Harganya sekitar Rp8.500 per ons,” kata Amran.
Cara pengolahannya pun tradisional, dibakar dan digoreng lalu disantap bersama sayuran segar dan sambel ala banjaran. Kampung Lauk menjadi tujuan kuliner yang ramai dikunjungi oleh penikmat lokal maupun mancanegara. Karena ramai itu, disarankan untuk memesan sejam sebelumnya.
Tempat makan yang memiliki sekitar 40 pondok lesehan ini terletak di seberang Jembatan Kahayang. Untungnya cukup mudah untuk mencapai Kampung Lauk karena bisa dicapai hanya dalam waktu sepuluh menit menggunakan mobil dari Bandar Udara Tjilik Riwut.
Adapun Kampung Lauk berasal dari bahasa Banjar yang berarti kampung ikan.

sumber : budidaya-ikan.com



Share: