Gunung Kidul Bangun Kolam Sentral Lele Berkapasitas 35 Ribu Ikan

Kolam ikan yang dapat menampung ikan lele sebanyak 35.000 akan dibangun di Dusun Surulanang, Desa Karangduwet, Kecamatan Paliyan. Lele ini akan dipasarkan ke sejumlah rumah makan di luar Gunungkidul.
Ketua Kelompok Budidaya Lele Mino Makaryo, Sukirno, mengatakan di lokasi itu akan dibangun 20 kolam.
“Rencananya kolam itu dapat menampung 35.000 ikan lele,” kata Sukirno.
Kolam ini dianggap sebagai sentral pembibitan lele di Dusun Surulanang. Kolam itu akan dikelola sebanyak 28 anggota kelompok Mino Makaryo. Sukirno mengatakan lele dari kolam itu akan dipasok untuk sejumlah rumah makan.
“Dipasok ke Jogja, Bantul dan juga Gunungkidul,” kata Sukirno. Kelompok Mino Makaryo berdiri sejak tahun 2001 dan memiliki nomor register 34.03.14.2001.02.PK. Sukirno berharap Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul terlibat lebih banyak dalam pembudidayaan lele ini.
Pada tahun 2013, ujarnya, kelompok ini akan berupaya meningkatkan produktivitas lele. Selain itu, Sukirno mengatakan anggota kelompok Mino Makaryo juga akan membuat dendeng serta abon berbahan baku lele.
“Anggota kelompok kami tidak hanya laki-laki tapi juga perempuan. Mereka bisa membuat dendeng atau abon,” kata Sukirno. Pembudidayaan lele di lahan kering itu biasa disebut lele lahan kering sistem terpal (lelaki sintal).
Kepala Balai Besar Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Harinto Wibowo, mengatakan Gunungkidul punya potensi perikanan di lahan kering.
sumber : budidaya-ikan.com
Share: