Cuaca Ekstrim, Pembudidaya Ikan Diminta Waspada

Dinas Peternakan dan Perikanan (Dipeterikan) Kabupaten Magelang meminta para pembudidaya bibit ikan di Kabupaten Magelang untuk mewaspadai cuaca ekstrem akhir-akhir ini.
Pasalnya suhu yang terlalu dingin pada malam hari rentan menimbulkan penyakit pada bibit ikan. Suhu dingin ini akan membuat stamina ikan menurun sehingga mudah terkena penyakit jamur dan lainnya. Biasanya jamur ikan tersebut berasal dari genus Spaprolegniadan dan Achyla.
Akibatnya, banyak ikan yang mati jamuran. “Cuaca sedang tidak bersahabat. Saat malam dingin dan siang panas menyengat sehingga menyebabkan ikan mudah terkena penyakit,” kata Kabid Perikanan drh Haryanto.
Menurut drh Haryanto produktifitas ikan akan menurun drastis karena banyak telur yang tidak menetas. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Magelang namun juga wilayah lain. Untuk itu, ia meminta para pembudidaya ikan untuk mewaspadai cuaca ekstrem seperti sekarang.
Disebutkan bahwa ada dua jenis penyakit yang mudah berkembang biak dengan cuaca seperti ini. Yakni parasit dan KHV (Koi Herpes Virus). Kedua jenis penyakit tersebut kebanyakan menyerang ikan bersisik seperti ikan tawes, karper, emas, koi dan komet.
Haryanto memperkirakan kondisi ini akan berlangsung sampai bulan September mendatang. Jika hal ini terus berlangsung pasokan ikan akan menurun sehingga harga jual bibit ikan naik.
Kasi Budidaya Ikan Dipeterikan Puji Lestariyo CW meminta para pembudidaya ikan untuk meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh ikan. Hal ini bisa dilakukan dengan pemberian vitamin C. Para pembudidaya ikan disarankan untuk menambah volume pakan dengan makanan yang mengandung lemak dan berprotein tinggi.

sumber : budidaya-ikan.com
Share: