Budidaya ikan di sawah, pemerintah butuh Rp 7 triliun

Pemerintah berencana mengembangkan budidaya ikan air tawar di lahan pertanian atau Minapadi seluas 200 ribu hektar. Untuk itu, butuh ongkos sekitar Rp 7 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengakui pemerintah akan memanfaatkan pinjaman dari Asian Development Bank (ADB).
"Financing ADB sekitar USD 300 juta dan kami akan minta partnernya PT Bank Rakyat Indonesia terutama BRI unit desa," ujarnya, Jakarta.
Menurutnya, program budidaya ini merupakan ide sederhana namun memiliki manfaat yang sangat besar.
"Di Sleman 25 hektar petani dapat hasil padi 6 ton per hektar lalu bisa dapat 2 ton ikan per hektar, biayanya hanya Rp 35 juta per hektar, keuntungan padi dan sawah Rp 64 juta jadi untungnya nambah 30 juta per hektar," katanya.
Rizal menargetkan 100 ribu hektar lahan untuk minapadi sudah tersedia pada Maret 2017. Kemudian meningkat menjadi 200 ribu hektare tujuh bulan kemudian.
sumber : merdeka.com
Share: