Banjir Sampah, Ratusan Kilo Ikan Nila Mati Mendadak

Sekitar 850 kilogram ikan Nila di dalam keramba milik petani di Danau Sipin mati mendadak. Menurut Chandra (49) peternak setempat, matinya ikan tersebut dikarenakan meluapnya air dari sungai Kambang yang turun ke danau tersebut.
“Kemarin kan hujan, jadi air yang berasal dari sungai Kambang itu meluap ke sini. Di dalam aliran tersebut terdapat banyak sampah seperti kayu, plastik. Bahkan banyak bangkai-bangkai seperti ayam, dan sebagainya,” kata Chandra kepada Tribun, Rabu kemarin.
Ia mengatakan, selama musim kemarau ini, apabila turunnya hujan, maka ikan milik petani yang berada di muara sungai Kambang tersebut selalu mati. Sebab saat ini air yang ada di Danau Sipin ketinggiannya tidak lebih dari 1 meter, dan apabila turun hujan, maka sampah yang berada di dalam air meluap keluar dan menyebabkan air yang berada di sekitar danau tersebut mengalami keruh dan mengeluarkan bau tak sedap. “Kalau setiap musim kemarau selalu ini yang menjadi kendala kami,” ungkapnya.
Pada kejadian ini, sedikitnya terdapat puluhan keramba dari beberapa orang yang mengalami hal yang sama. Namun, untuk Chandra sekitar 25 keramba berisi sekitar 500 kilogram yang ia miliki mati. “Ini ikan Nila semua yang sudah berummur 4 bulan dan sudah siap untuk dipanen. Kalau diperkirakan, kerugian yang saya alami sekitar Rp 10 juta,” katanya.
Sementara itu, Rofeni Kasi Pengembangan Sumberdaya Perikanan Dinas Perikanan Kota Jambi saat meninjau di lokasi mengatakan, kejadian matinya ikan ini disebabkan oleh faktor alam. Di mana zat beracun dari sampah yang sudah mengendap selama ini terbongkar dikarenakan putaran air yang mengalir dari sungai Kambang itu.
“Di sinikan banyak sampah. Jadi zat beracun yang ada di dalam sampah itu keluar. Pada waktu bersamaan juga oksigen yang dikeluarkan sedikit. Jadi jelas matilah ikan itu,” katanya.
Ia juga mengatakan, apabila sampah yang ada di danau Sipin ini tidak segera diambil dan ditangani oleh pemerintah, maka besar kemungkinan akan terjadi kerugian yang cukup besar dihadapi oleh peternak ikan di Danau Sipin ini.

sumber : budidaya-ikan.com
Share: