10 Tips Bagi Pemula di Budidaya Jamur Kuping

Alhamdulillah keberadaan blog ini bisa menjadi ajang silaturahmi bagi saya dengan beberapa pembaca yang kebetulan tertarik untuk budidaya jamur kuping atau malah sudah berkecimpung di dalamnya. Setiap hari setidaknya ada sekitar 40 pengunjung ke blog ini.

Bahkan yang lebih serius ingin mendapatkan informasi sering mengirim email atau chatting via YM dengan saya. Sebisa mungkin saya jawab semua pertanyaan yang diberikan sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman saya pribadi.

Pada posting kali ini saya ingin merangkum beberapa tips untuk memulai usaha budidaya jamur kuping dari kondisi nol berdasarkan pengalaman yang pernah saya alami sendiri.

1. Sesuaikan kapasitas usaha budidaya jamur kuping dengan modal dan lahan yang tersedia.
Jika anda belum tahu sama sekali tentang budidaya jamur kuping maka disarankan untuk mencoba 500 baglog terlebih dahulu dan jangan membangun kumbung secara permanen. Manfaatkan bagian dari rumah anda dengan sedikit modifikasi.

2. Survei harga baglog jamur kuping dan pilih pemasok baglog jamur yang punya reputasi bagus.
Ini penting karena sebagai pemain baru kita masih perlu banyak belajar dan bimbingan, nah orang yang tepat untuk mengajari kita adalah penyuplai baglog itu sendiri. Selain itu cari penyuplai baglog yang mau membeli hasil panen kita dalam kondisi basah bukan jamur kondisi kering.

3. Cari informasi mengenai budidaya jamur kuping baik dari petani yang berpengalaman, buku, maupun dari internet.
Contohnya blog ini mungkin bisa dijadikan referensi untuk belajar dari awal.

4. Kondisikan kumbung jamur kuping sesuai dengan syarat tumbuh jamur kuping.
Tentu saja masing-masing daerah mempunyai suhu dan kelembapan yang berbeda-beda, sehingga frekuensi penyiraman juga akan berbeda. Musim juga sangat berpengaruh terhadap frekuensi penyiraman jamur kuping, pada musim kemarau penyiraman sampai 3 kali lipat.

5. Jaga kebersihan kumbung jamur

6. Selalu lakukan check terhadap kondisi baglog untuk mengetahui adanya hama dengan cepat.
Hal ini sangat penting karena hama berkembang dengan sangat cepat, jangan sampai misellium jamur rusak dengan cepat hanya karena kita telat mendeteksi hama ini.

7. Putar kembali modal jika sudah harus mengganti baglog yang baru.
Kira-kira baglog jamur kuping akan habis setelah dipanen 5 sampai 6 kali. Nah gunakan keuntungan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha budidaya jamur kuping ini lebih dulu. Kalaupun ada yang mau dinikmati ya mungkin dalam porsi yang lebih kecil.

8. Jalin kerjasama dengan pemilik modal atau cari modal lewat pinjaman bank
Yang penting jangan dari rentenir saja deh, bisa-bisa kita yang capek orang lain yang memperoleh keuntungan yang besar.

9. Jujur
Jangan mencuri timbangan dengan melakukan penyiraman sehari sebelum jamur kuping di panen. Masak keluarga kita dikasih makan dari tindakan yang tidak jujur sih....

10. Sisihkan sebagian hasil keuntungan kita untuk yang membutuhkan.

sumber : gemawirausaha.blogspot.com
Share: